Hai sahabat Sutrisno, pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Pamekasan akan digelar pada tanggal 23 April 2022 mendatang.
Sebelum teman-teman menyalurkan suaranya, ada baiknya, Teman-teman yang mempunyai hak pilih untuk memilih calon pemimpin yang betul-betul ingin membangun dan memajukan desanya.
Kali ini saya akan berbagi tips-tips tentang bagaimana kita memilih calon kepala desa agar bisa dipertimbangkan sebelum memilih nanti.
Dalam rangka mewujudkan kemakmuran masyarakat Desa itu, posisi Kepala Desa sangatlah penting karena ia diberi kewenangan untuk mengelola keuangan Desa.
Namun, yang perlu digaris bawahi adalah terpilih atau tidaknya calon Kepala Desa, bergantung pada masyarakat Desa itu sendiri. Dalam konteks ini, maka perlu kiranya sebelum menentukan pilihan, ada baiknya para pemilih memperhatikan tiga hal berikut :
Track Record atau Rekam Jejak
Track Record atau rekam jejak berkaitan dengan apa yang ada dalam ingatan publik tentang figur calon Kepala Desa yang maju dalam kontestasi. Ingatan publik itu tentu tidak datang begitu saja, tapi melalui proses panjang tentang kontribusi apa yang telah diperbuat oleh si calon Kepala Desa, bagaimana ia berinteraksi dalam kehidupan sosial, dan semua hal yang melekat pada diri si calon, baik berupa perbuatan, sikap dan karakter yang mengalir dalam denyut aktivitas kesehariannya.
Memiliki Jaringan Yang Luas
Tidak dapat dipungkiri, mengelola Desa bukanlah perkara mudah tapi juga tidak terlampau sulit selama ruang komunikasi terus terbangun dengan semua pihak. Karenanya, calon Kepala Desa terpilih mesti memiliki jaringan yang luas. Maksud jaringan yang luas disini adalah seberapa jauh si calon Kepala Desa terpilih dapat mengakses sumber-sumber kekuasaan Eksekutif dan Legislatif, LSM yang konsen bergerak di Desa, dan atau pihak lain yang dapat mendukung terwujudnya kemajuan dan kemandirian Desa tersebut. Dengan kemampuan membangun jejaring, komunikasi dan lobi, bisa saja kegiatan-kegiatan yang menguras anggaran dalam jumlah besar tetap dapat dilakukan di Desa, tanpa harus menggunakan Dana Desa(DD) dan atau Dana Alokasi Desa (ADD). Sehingga DD dan atau ADD itu bisa lebih terkosentrasi pada program pemberdayaan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa.
Program Kerja Calon Kepala Desa
Tidak jarang ditemukan, pertimbangan pertama pemilih sebelum menentukan pilihannya dipengaruhi oleh hubungan keluarga, kedekatan pertemanan, dan sederet pertimbangan primordial lain, lalu cendrung mengabaikan faktor program kerja ini. Padahal jika ingin melihat Desa itu bergerak maju dan mandiri, selain pertimbangan pada poin satu dan dua diatas, mestinya program kerja mendapat porsi pertimbangan utama sebelum pemilih menentukan pilihannya. Sebab apa yang tertuang dalam visi dan misi calon Kepala Desa terpilih, pada akhirnya akan dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) yang akan menjadi rujukan pembangunan untuk jangka waktu selama enam tahun kedepan. Posisi RPJM Des bagi kepala desa seyogianya ibarat kompas bagi seorang pelaut, ketika nakhoda kehilangan kompas dan salah membaca arah mata angin, tersesatlah nakhoda dan seluruh penumpang kapalnya.
Akhirnya, Pemilihan Kepala Desa adalah instrumen yang disediakan oleh negara untuk memilih pemimpin terbaik dari yang baik untuk jangka waktu enam tahun kedepan.
Jika teman-teman yang membaca Artikel ini adalah Warga Desa Sana Tengah dan memiliki Hak Pilih pada pemilihan Kepala Desa Sana Tengah April Nanti. Saya Sarankan Teman-teman untuk membaca Profil Calon Kepala Desa Sana Tengah dan Visi Misi-nya.
Itulah Tips Memilih Kepala Desa 2022 yang dapat saya bagikan kali ini, semoga bermanfaat dan barokah. sampai ketemu di Artikel berikutnya.